Langsung ke konten utama

Rengkuh malam


Rengkuh malam..

terbangun aku dalam lelap rangkulan letih sang malam..
ada resapan dingin menghujam sanubari yang dalam
aku terdiam..
lama aku menetralkan antara mimpi tuk jadi nyata.
menekan keras pikir imaji yang terekam dalam mimpi
mengusik, mencoba masuk dalam alam nyata yang ku alami
setengah sadar ku lirik jam yang menempel dengan gagah di dinding, berdetak dengan kencang, mengganti angka yang telah usang
ini bertalian erat dengan sang waktu, berjalan dengan cepat, lima belas menit ku lalui dengan hanya diam, entah apa yang aku pikirkan,,,???
oh yaa,, aku tersentak, ini kaitanya dengan waktu, ternyata diam ku juga bersinergi dengan waktu, bukan hanya sebatas itu, langkahku, tidurku, geraku, lelahku, sampai nafasku semua bertalian dengan sang waktu.
sejenak aku putar jarum jam yang berdetak ke angka yang lebih ku suka, berselang_ jarum itu kembali pada titik dimana tadi ku terdiam.. yaa_ waktu terus berputar.. pasti...
dan dia takan pernah kembali, walau kau tukar dengan sejuta aer mata.

Kamis , 03:05 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Pathok Negoro Dongkelan: Pusat Syiar Islam dan Perjuangan Laskar Dipanegara Melawan Belanda

Sebagai pusat syiar islam di tapal batas kerajaan, Masjid Pathok Negara Dongkelan saat ini masih berdiri gagah. Aktif digunakan sebagai pusat kemasyarakatan, sosial dan ibadah.  Pusat Perjuangan Laskar Dipanegara Melawan Belanda  M atahari baru lengser dari angka dua belas, siang itu, ketika masyarakat Dongkelan, Kauman, Desa Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul keluar dari serambi masjid usai menjalankan ibadah.  Masjid yang berada di Dongkelan ini merupakan satu diantara Pathok Negara dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Dalam catatan sejarah, masjid berusia 243 ini pernah menjadi basis perjuangan rakyat melawan Belanda dalam perang Dipanegara tahun 1825 Masehi. Peristiwa ini terjadi pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono V.  Diceritakan oleh Abdi Dalem Kemasjidan, R. Muhammad Burhanudin, Masjid Pathok Negara Dongkelan didirikan pada tahun 1775 M oleh Keraton Ngayogyakarta, bersamaan ketika pembangunan serambi masjid gedhe Kauman....

Masjid Agung Giriloyo, Rencana Peristirahatan Terakhir Sultan Agung

Berdiri tenang dibawah Bukit Kabul, Giriloyo, Masjid Agung ini dikelilingi banyak pepohonan rindang yang membuat udara sejuk, tenang dan memberikan nuansa kekhusu'an tersendiri ketika beribadah di Masjid kuno ini.  Rencana Peristirahatan Terakhir Sultan Agung  Masjid Agung Giriloyo merupakan satu diantara masjid tua yang berdiri kokoh di kaki sebuah bukit di komplek pemakaman giriloyo, Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul.  Berdirinya masjid dan komplek makam giriloyo ini sangat erat kaitannya dengan Masjid Pajimatan dan komplek pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri. Usia dari kedua masjid dan pemakaman diperkirakan tak jauh berbeda. Dibangun pada abad 16 Masehi lebih dari 368 tahun silam.  Diceritakan Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Muhammad Ilham. Komplek pemakaman Giriloyo d ibangun pada masa pemerintahan Sultan Agung, tepatnya pada kisaran tahun 1632 Masehi. Untuk diketahui, Sultan Agung memerintah ke...

Kendeng, Lestarilah..!!

Babak pergulatan antara birokrat dengan rakyat dalam aksi petani menolak semen menemui titik nadir baru. Seperti sebuah takdir, pergulatan nasib ini nampaknaya akan terus hidup dan mengada, sebagai sebuah simbol perlawanan atas represi ketidakadilan. Miris memang..!! Saat kita dapati seratusan petani yang menuntut haknya melakukan aksi cor kaki di depan istana, bahkan sang kartini, ibu Patmi biasa kita mengenalnya telah gugur dan darahnya tumpah untuk pertiwi, Ia syahid mecatatakan nama dalam panggung sejarah kelam perjuangan rakyat bawah. Pertanyaanya, apakah dengan tumpahnya darah, pemerintah bergeming dan melunakan sikap?? Jawabnya, TIDAK! Pabrik semen tetap bersikukuh lanjut. Pemerintah bahkan juga mendukung. Meskipun dengan alasana akan mengeluarkan kajian lingkungan dan izin baru. Nyatanya orang-orang macam Rini Soemarno, Ganjar Pranowo dan anggota parlemen di Senayan bersikeras bahwa pembangunan pabrik berkapasitas 3 juta ton per tahun akan jalan terus. Mulus.. Ma...